Potret Kemeriahan Amanda Kidz Show di Outlet Amanda Brownies Dago Bandung

Inilah Potret Kemeriahan Amanda Kidz Show di Outlet Amanda Brownies Dago Bandung

Manager Marketing Amanda Brownies Indonesia bapak Rio

Manager Marketing Amanda Brownies Indonesia bapak Rio tengah membuka jalannya acara Amanda Kidz Show

kemampuan menari jaipong dengan baik diperlihatkan oleh jamak peserta Amanda Kidz Show

Kemampuan menari jaipong dengan baik diperlihatkan oleh jamak peserta Amanda Kidz Show

Lenna dan anaknya - peserta amanda kidz show asal Cibiru

Lenna dan anaknya – peserta amanda kidz show asal Cibiru.

 

Peserta Fashion Show tengah menunggu giliran tampil di Amanda Kidz Show

Peserta Fashion Show tengah menunggu giliran tampil di Amanda Kidz Show.

Peserta Lomba Amanda Kidz Show ini mudah sekali diajak berpose

Adek lucu ^^ Peserta Lomba Amanda Kidz Show ini mudah sekali diajak berpose.

lomba mewarnai di event Amanda Kidz Show

Peserta lomba mewarnai di event Amanda Kidz Show (Minggu, 8 Oktober 2017)

Acara Amanda Kidz Show ini sudah dilaksanakan pada hari Minggu 8 Oktober 2017.

Lomba Foto #SetiaKawan2016: Menembus Batas

Lomba Foto #SetiaKawan2016: Menembus Batas – Kementerian Sosial Republik Indonesia bekerjasama dengan KSN (Kesetiakawanan Sosial Nasional) serta PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) menggelar sebuah lomba fotografi dengan tema Menembus Batas.

Peserta Lomba Foto #SetiaKawan2016: Menembus Batas adalah umum dan wartawan. Waktu perlombaan akan ditutup pada 3 Desember 2016. Pengumuman pemenang serta penyerahan hadiah pada 10 Desember 2016.

Ada 3 orang juri pada Lomba Foto #SetiaKawan2016: Menembus Batas ini, yaitu; Oscar Matuloh selaku Direktur Eksekutif ANTARA, Arbain Rambey (Pakar fotografi Indonesia), serta dari Kementerian Sosial yaitu Risman Marah.

Lomba Foto #SetiaKawan2016: Menembus Batas mencari juara 1, 2 dan 3 serta 10 juara harapan. Pemenang akan membawa pulang uang jutaan rupiah.

  • Juara 1: akan mendapatkan uang Rp15.000.000
  • Juara 2: akan mendapatkan uang Rp10.000.000
  • Juara 3: akan mendapatkan uang Rp7.500.000
  • dan 10 orang juara harapan akan mendapatkan uang masing-masing Rp1.000.000 

Untuk menadapatkan informasi lebih detil tentang Lomba Foto #SetiaKawan2016: Menembus Batas ini, silakan ikuti mereka di media sosial.
Twitter: foto_setiawakan
Facebook, Instagram: fotosetiakawan
Youtube: Setia Kawan

Atau perhatikan poster Lomba Foto #SetiaKawan2016: Menembus Batas berikut ini untuk informasi yang belum tertulis pada artikel Soreangku kali ini. [w4/10]

via Blogger http://ift.tt/2dWx46T

Lomba Foto #SetiaKawan2016: Menembus Batas

Lomba Foto #SetiaKawan2016: Menembus Batas – Kementerian Sosial Republik Indonesia bekerjasama dengan KSN (Kesetiakawanan Sosial Nasional) serta PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) menggelar sebuah lomba fotografi dengan tema Menembus Batas.

Peserta Lomba Foto #SetiaKawan2016: Menembus Batas adalah umum dan wartawan. Waktu perlombaan akan ditutup pada 3 Desember 2016. Pengumuman pemenang serta penyerahan hadiah pada 10 Desember 2016.

Ada 3 orang juri pada Lomba Foto #SetiaKawan2016: Menembus Batas ini, yaitu; Oscar Matuloh selaku Direktur Eksekutif ANTARA, Arbain Rambey (Pakar fotografi Indonesia), serta dari Kementerian Sosial yaitu Risman Marah.

Lomba Foto #SetiaKawan2016: Menembus Batas mencari juara 1, 2 dan 3 serta 10 juara harapan. Pemenang akan membawa pulang uang jutaan rupiah.

  • Juara 1: akan mendapatkan uang Rp15.000.000
  • Juara 2: akan mendapatkan uang Rp10.000.000
  • Juara 3: akan mendapatkan uang Rp7.500.000
  • dan 10 orang juara harapan akan mendapatkan uang masing-masing Rp1.000.000 

Untuk menadapatkan informasi lebih detil tentang Lomba Foto #SetiaKawan2016: Menembus Batas ini, silakan ikuti mereka di media sosial.
Twitter: foto_setiawakan
Facebook, Instagram: fotosetiakawan
Youtube: Setia Kawan

Atau perhatikan poster Lomba Foto #SetiaKawan2016: Menembus Batas berikut ini untuk informasi yang belum tertulis pada artikel Soreangku kali ini. [w4/10]

via Blogger http://ift.tt/2dWx46T

Pesona Bali di Mata Wisatawan Asing

“Indonesia? Ya, Bali?” kalimat yang jamak disebutkan wisatawan asing ketika ditanya tentang Indonesia. Jamak dari wisatawan yang mengasosiasikan Indonesia dengan Bali. Itulah Bali. Orang begitu mudah mengenal Bali dibandingkan tempat lain yang ada di Indonesia.

Salah satu contohnya adalah Mohd Shukree Bin Jafar. Pria asal Provinsi Pattani, Thailand, ini walaupun kerap menemani wisatawan asal Indonesia yang tengah berlibur ke Chiang Mai – lagi dan lagi menyebut Bali sebagai destinasi wisata berwisata di Indonesia. Itulah yang paling dikenalnya tentang INDONESIA TRAVEL.

Memang banyak sekali faktor penentu kenapa Bali lebih mashyur dibandingkan orang mengenal Indonesia. Bali memiliki sajian yang nyaris serupa dengan objek wisata lainnya; pantai, ombak, serta pemandangan alam atau spa serta pusat kuliner. Tapi, terdapat pesona Bali yang lain yang mampu membedakan dengan destinasi lainnya di Indonesia.

Di Nyambu, Anda akan disuguhkan sajian serba asli, misalnya; destinasi wisata yang terbukti menyedot perhatian; berkunjung ke Desa Wisata Ekologis Nyambu, Tabanan, Bali. yang berlokasi ekitar 35 kilometer ke arah barat Denpasar, Provinsi Bali. Di area seluas 380 hektar, 61% lahannya adalah kawasan pertanian serta memiliki 22 mata air.

Melansir informasi dari portal berita Kompas, dari target 20 juta pelancong mancanegara nanti (2019) Bali diprediksi akan menyerap sebanyak 40%-nya. Untuk itu,  pada 2017 pemerintah Indonesia berupaya untuk menyiapkan 100 ribu homestay di seluruh Indonesia. Khusus untuk Bali, homestay berkonsentrasi sebagai salah satu magnitude guna meningkatkan minat wisatawan agar datang ke Indonesia.

Caption: Para wisatawan asing maupun domestik memadati kawasan Pantai Kuta, Kabupaten Badung, Bali. Pantai Kuta adalah obyek wisata pantai paling terkenal di Bali yang selalu dipenuhi oleh wisatawan pada musim liburan. Wisata kuliner pun tidak kalah menarik untuk mereka (wisatawan) kunjungi. [foto: internet]

Kilas balik ke tahun 1960-an, Bali hanya memiliki satu-satunya hotel, yaitu; Kuta Beach Hotel. Tapi sejak waktu itu, Kuta berkembang dengan pesat menjadi destinasi wisata para peselancar serta backpackers.

Untuk kalangan high end, wisatawan lebih memilih untuk tinggal di desa Sanur. Pasalnya di Sanur memiliki suasana yang lebih tenang. Dan tidak terasa perkembangan di Kuta sangat signifikan – seiring berjalannya waktu.

Kini para pelancong bisa menyaksikan sendiri hotel, toko, restoran, diskotik, – mulai dari yang sederhana sampai yang eksklusif – bermunculan di sepanjang jalan utama dari Kuta hingga Legian.

via Blogger http://ift.tt/2ewA8ej